Tentang Kami
Rp 1.750.000
Badik Makassar ini merupakan perpaduan antara bilah klasik yang kami temukan dan restorasi dengan pakaian baru karya HSP. Melalui proses restorasi, kami berupaya mempertahankan karakter asli bilah sekaligus menghadirkannya kembali dalam tampilan yang layak dinikmati sebagai sebuah karya pusaka.
Bilah memiliki panjang sekitar 17,5 cm dengan karakter Pamor Leko Ase (Daun Padi) yang memberikan kesan hidup pada permukaannya. Salah satu daya tarik utama badik ini adalah keberadaan pahatan kaligrafi Arab pada kedua sisi bilah yang dibuat setelah proses penempaan. Salah satu pahatan tersebut terbaca dengan lafaz "Allahu", menjadi detail yang memperkaya nilai artistik sekaligus mencerminkan tradisi pengerjaan bilah pada masanya.
Untuk melengkapi bilah tersebut, HSP membuat pakaian baru menggunakan gagang kayu Santigi dan sarung kayu Campaga Merah. Seluruh aksesoris menggunakan kuningan handmade dengan ukiran motif kembang. Karakter ornamennya memang dibuat lebih menonjol sehingga menghadirkan kesan yang lebih semarak, namun tetap selaras dengan keseluruhan bentuk badik.
Jenis: Badik Makassar
Panjang bilah ± 17,5 cm
Pamor Leko Ase (Daun Padi)
Bilah klasik (bukan karya HSP)
Memiliki pahatan kaligrafi Arab pada kedua sisi bilah
Gagang kayu Santigi
Sarung kayu Campaga Merah
Kalasa' (sumpa') dan tabbu-tabbu berbahan kuningan
Seluruh aksesoris dibuat secara handmade dengan ukiran motif kembang
Melalui karya ini, HSP menghadirkan kembali sebuah bilah klasik dalam balutan pakaian baru yang dikerjakan secara handmade. Perpaduan antara karakter bilah lama, pahatan kaligrafi Arab, material kayu pilihan, serta aksesoris kuningan berukir menjadikan badik ini memiliki identitas yang kuat sebagai sebuah karya restorasi yang tetap menghormati karakter aslinya.
Setiap karya HSP dibuat atau direstorasi secara terbatas dengan karakter yang berbeda-beda. Apabila Anda ingin mengetahui ketersediaan karya ini atau berkonsultasi mengenai pemaharan, silakan menghubungi kami melalui WhatsApp.