Badik Luwu — Kurisi Bintang dengan Kontras Kayu Eksotis

Rp 2.000.000

Badik Luwu ini menggunakan bilah buatan pandai besi Luwu dengan panjang 21,2 cm. Pamor utamanya adalah Kurisi Bintang, dengan Leko Ase pada bagian belakang bilah. Bilah juga menggunakan teknik sambang dan memiliki ketandaan Kuribojo. Sepuhan Rakapeng sioti-oti..

Untuk pakaiannya, dipilih beberapa jenis kayu dengan karakter yang berbeda. Gagang menggunakan Santigi natural berwarna gelap dengan corak belang-belang. Sarung menggunakan Santigi tua pada bagian sepatu, sementara bagian tiang tengah menggunakan Akasia gelap yang juga memiliki corak belang-belang. Pada bagian balembeng atas digunakan kayu Kemuning dengan warna kuning, sehingga memberikan kontras yang cukup jelas di antara keseluruhan pakaian.

Sumpa’ menggunakan perpaduan kuningan dan tembaga yang diukir. Kombinasi beberapa jenis kayu dengan warna dan corak yang berbeda membuat pakaian badik ini memiliki tampilan yang cukup menarik, terutama dari pertemuan warna gelap Santigi dan Akasia dengan warna kuning Kemuning.

Spesifikasi Karya

  • Jenis: Badik Luwu
  • Panjang bilah: 21,2 cm
  • Pamor: Kurisi Bintang + Leko Ase
  • Teknik: Sambang
  • Ketandaan: Kuribojo
  • Rakapeng: Sioti-oti
  • Gagang: Santigi natural
  • Sarung: Santigi tua + Akasia gelap + Kemuning
  • Sumpa’: Kuningan dan tembaga ukir

Badik Luwu dengan perpaduan Kurisi Bintang dan Leko Ase pada bilah, serta pakaian yang menggabungkan Santigi, Akasia, dan Kemuning. Perbedaan warna dan corak kayunya memberikan kontras yang menjadi salah satu karakter utama badik ini.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai karya ini, silakan hubungi HSP melalui WhatsApp.