Badik Luwu Klasik Kurisi Bintang Susun Dua (Tulu’)

Badik Luwu Klasik – Kurisi Bintang Bersusun Dua

Badik Luwu klasik ini memiliki panjang bilah sekitar 20–21 cm dengan proporsi yang gagah dan karakter khas badik Luwu zaman dulu. Bilah ditempa oleh Panre Amri di Luwu, menggunakan bahan Luwu pilihan yang menampilkan warna keperakan alami. Perpaduan bentuk klasik dan karakter materialnya memberikan identitas tersendiri pada karya ini.

Pada permukaan bilah terdapat pamor Kurisi Bintang bersusun dua, yang juga dikenal sebagai Kurisi Tulu atau Kurisi Tuluk. Susunannya terlihat rapi hingga ke bagian ujung. Punggung bilah memiliki bentuk mencopok bola, dengan karakter meruncing dan bersiku. Selain itu, terdapat ketandaan sambang serta empat mata rakapeng atau mata pakato yang menjadi detail khas pada bilah.

Bagian pakaian memadukan Santigi tua bermotif bari ombak besar pada gagang, Santigi Merah pada balembeng, serta Campaga Merah berbarik pada batang sarung. Perbedaan karakter kayu tersebut membentuk komposisi warna dan serat yang tetap selaras dengan tampilan bilah klasik.

Sebagai pelengkap, digunakan Sumpa’ perak handmade dengan detail tali ulir. Pengerjaannya mencakup pemasangan tali ulir dan penyolderan perak, menghasilkan ornamen polos yang mengandalkan detail pengerjaan serta karakter materialnya.

Secara keseluruhan, Badik Luwu ini memiliki daya tarik pada perpaduan bentuk klasik, pamor Kurisi Bintang bersusun dua, detail ketandaan bilah, serta pilihan kayu dengan karakter serat yang kuat. Karya ini menjadi pilihan bagi pemahar yang menyukai badik Luwu klasik dengan perhatian pada detail bilah dan pakaian.

Spesifikasi Karya

  • Jenis: Badik Luwu, model klasik
  • Panjang bilah: Sekitar 20–21 cm
  • Pandai besi: Panre Amri, Luwu
  • Material bilah: Bahan Luwu pilihan, warna keperakan
  • Pamor: Kurisi Bintang bersusun dua / Kurisi Tulu / Kurisi Tuluk
  • Ketandaan bilah: Sambang; empat mata rakapeng / mata pakato
  • Bentuk punggung: Mencopok bola, meruncing dan bersiku
  • Gagang: Santigi tua, motif bari ombak besar, natural
  • Balembeng: Santigi Merah
  • Batang sarung: Campaga Merah berbarik
  • Sumpa’: Perak handmade, polos dengan detail tali ulir

Badik Luwu klasik ini merupakan bagian dari koleksi HSP Pusaka yang dapat dimaharkan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai karya dan proses pemaharan, silakan menghubungi HSP Pusaka melalui WhatsApp.